Sudah tepatkah posisi tidur anda?

Mungkin anda merasa nyaman dengan posisi tidur yang biasa anda gunakan, tapi tahukah anda bahwa posisi tersebut belum tentu menjadi posisi tidur yang baik untuk kesehatan anda? Bahkan mungkin bisa beresiko apabila anda memiliki kondisi kesehatan tertentu pada tubuh anda.

 

Umumnya, posisi tidur seseorang adalah telentang, tengkurap, atau menghadap samping. Namun, apabila anda merasa tidak nyaman atau merasa pegal-pegal pada tubuh saat terbangun. Ada baiknya kalau anda mempertimbangkan kembali posisi tidur anda.

 

Salah satu yang harus diperhatikan saat memilih posisi tidur adalah seberapa mudah Anda bernapas. Posisi tengkurap memungkinkan jalan napas lebih terbuka. Karena itulah, posisi tidur tengkurap cocok bagi seseorang yang sering mendengkur saat tidur dan tidak sedang menderita nyeri leher atau nyeri punggung.

Namun, Posisi tengkurap bisa memicu tambahan tekanan pada sendi dan otot yang dapat membuat saraf teriritasi. Sebagai akibatnya, seseorang bisa sering mengalami nyeri, kebas, atau kesemutan. Hal ini terutama terkait dengan kondisi leher yang hanya menghadap ke satu sisi selama berjam-jam. Selain itu, tidur tengkurap kurang cocok bagi mereka yang ingin menghindari keriput wajah dan mempertahankan bentuk payudara.

Tidur juga diduga mempunyai kaitan dengan kesehatan otak seseorang. Saat tidur, proses menghilangkan limbah dari otak diprediksi lebih optimal dibandingkan saat seseorang sedang terjaga. Terkait fungsi ini, ada posisi tidur yang dianggap sebagai penghilang limbah otak terbaik. Posisi tidur yang disangga oleh rusuk alias tidur dalam posisi miring kemungkinan dapat lebih mengoptimalkan fungsi menghilangkan limbah otak saat tidur.

Posisi tidur miring sendiri dianggap baik untuk mengurangi mendengkur atau mengorok saat tidur. Sayangnya, posisi ini tidak dianjurkan bagi mereka yang berniat menghindari sakit leher dan sakit punggung. Sebaliknya, posisi ini justru dianjurkan bagi seorang wanita yang sedang mengandung. Tidur miring juga dianggap baik bagi mereka yang menderita nyeri ulu hati, terutama jika miring ke arah kiri. Namun jika miring ke arah kanan, dapat memperburuk kondisi tersebut.

Bagi orang yang menderita rematik atau nyeri sendi, disarankan untuk jangan tidur berposisi miring. Posisi ini juga dianggap buruk karena dapat membuat payudara kendor dan memunculkan kerutan dini di wajah. Tidur miring juga membuat terbatasnya pernapasan melalui diafragma.

 

Sementara itu, posisi tidur telentang tidak disarankan bagi mereka yang mendengkur saat tidur. Namun, tidur telentang dianggap baik karena dapat mencegah terjadinya kerutan di wajah. Hal ini masuk akal mengingat tidak ada yang menekan wajah saat seseorang tidur.

Nahh… apakah posisi tidur anda sudah cukup baik untuk kesehatan anda? Selalu ingat untuk buat tempat tidur anda senyaman mungkin sehingga anda bisa mengambil posisi tidur terbaik tanpa harus menjaga kenyamanan tidur anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *